Implementasi Virtual Hard Disk pada Windows Server dan Konfigurasi Web Server serta Database pada Windows 11

 1. Implementasi Apache Web Server


Pada tahap ini dilakukan implementasi Apache Web Server menggunakan AppServ di Windows 11. Folder aplikasi web disalin ke direktori web server (C:\AppServ\www\). Setelah itu layanan Apache dijalankan dan aplikasi diuji melalui browser menggunakan alamat http://localhost/nama_aplikasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi dapat diakses dengan baik.

Hasil

2. Konfigurasi Virtual Hard Disk (VHD) Storage


Proses pembuatan Virtual Hard Disk (VHD) dengan ukuran 15 GB.

Virtual Hard Disk berhasil dibuat dengan kapasitas 15 GB sebagai media penyimpanan tambahan.

langkah selanjutnya

  • Membuka Computer Management.
  • Memilih menu Disk Management. atau bisa win + R lalu ketik diskmgmt.msc
  • Membuat Virtual Hard Disk (VHD) berukuran 15 GB.
  • Melakukan Initialize Disk pada VHD yang telah dibuat.
  • Membuat New Simple Volume.
  • Memformat partisi menggunakan sistem file NTFS.
  • Memberikan drive letter (misalnya E:).
  • Membuat folder dengan nama sesuai nama praktikan.

  • 3. Analisis Migrasi dan Import Database MySQL

    Melakukan pembuatan database baru serta mengimpor file database (.sql) ke dalam MySQL menggunakan phpMyAdmin agar data dapat digunakan oleh aplikasi web.

    1. Menjalankan layanan Apache dan MySQL.
    2. Membuka browser dan mengakses:

      http://localhost/phpmyadmin
    3. Membuat database baru dengan nama sesuai nama praktikan (misalnya krisna).
    4. Memilih database yang telah dibuat.
    5. Membuka menu Import.
    6. Memilih file database .sql yang diberikan dosen.
    7. Menekan tombol Go/Import.
    8. Memastikan proses import berhasil dan seluruh tabel muncul di dalam database.
    Hasil

    4. Enkripsi Password Database Menggunakan MD5

    Meningkatkan keamanan data login dengan mengubah password yang tersimpan di database menjadi bentuk terenkripsi menggunakan algoritma MD5 serta memastikan proses login tetap dapat dilakukan.

  • Buka phpMyAdmin.
  • Pilih database jasa.
  • Pilih tabel user.
  • Klik menu Edit pada data pengguna yang akan diubah.
  • Pada kolom password, pilih fungsi MD5 pada bagian Fungsi.
  • Masukkan password yang diinginkan, misalnya 123, pada kolom Nilai.
  • Klik tombol Kirim untuk menyimpan perubahan.
  • Password akan otomatis disimpan dalam bentuk hash MD5 di database.
  • Jalankan aplikasi dan lakukan login menggunakan username dan password yang telah diubah untuk memastikan proses autentikasi berhasil.

  • 5. Pengaturan atribut attrib pada file index,php

    1. Buka Command Prompt dengan hak Administrator.
    2. Masuk ke direktori tempat file index.php berada (opsional jika menggunakan path lengkap).
    3. Jalankan perintah berikut untuk memberikan atribut Read-only pada file index.php:
    attrib +R C:\AppServ\www\nama_aplikasi\index.php

    Ganti nama_aplikasi dengan nama folder aplikasi yang kamu gunakan.

    1. Tekan Enter dan pastikan tidak ada pesan kesalahan.
    2. Buka Properties pada file index.php untuk memastikan atribut Read-only telah aktif.

    Hasil



    Komentar

    Postingan Populer